Adidas Hadapi Boikot Gara-Gara Tampilkan Mantan Tentara Israel di Kampanye Single-Shoe

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 10 September 2026 06:05 WIB
Ilustrasi. (Foto: Unsplash)
Share :

Seiring meningkatnya kritik daring terhadap kampanye tersebut, para pengguna media sosial ramai-ramai menyerukan boikot terhadap Adidas dan menuduh perusahaan tersebut mengabaikan penderitaan serta pengalaman para penyandang disabilitas akibat amputasi di Palestina.

Menanggapi reaksi keras tersebut, pihak Adidas mengakui bahwa gambar yang digunakan dalam kampanye lokal itu telah menimbulkan kekhawatiran publik.

"Kami menyadari bahwa gambar yang digunakan dalam aktivasi lokal baru-baru ini telah memicu kekhawatiran dan reaksi keras. Sama sekali bukan niat kami untuk menyinggung perasaan siapa pun, dan kami memohon maaf kepada pihak-pihak yang terdampak," ujar perusahaan tersebut dalam keterangan resminya.

"Kami mengakui kekhawatiran yang telah disampaikan dan menanggapi masukan tersebut dengan serius."

Adidas menyatakan bahwa inklusi tetap menjadi salah satu nilai utamanya dan menegaskan kembali komitmen perusahaan untuk memperluas akses terhadap olahraga bagi semua kalangan.

Perusahaan asal Jerman itu menjelaskan bahwa layanan Single Shoe (penjualan sepatu sebelah) telah diperkenalkan di Eropa pada awal tahun 2026 dan dirancang khusus bagi mereka yang kebutuhannya tidak terpenuhi melalui pembelian sepasang sepatu konvensional.

Menurut Adidas, layanan tersebut kini terus diperluas jangkauannya ke berbagai wilayah di Eropa, Asia, dan Timur Tengah.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya