Sementara itu Andi Rian Djajadi dimutasi sebagai Pati Lemdiklat Polri dalam rangka pensiun. Posisi orang nomor 2 di Lemdiklat itu kini diberikan kepada Irjen Pol Yoseph Wihastono Yoga Pranoto yang sebelumnya menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat 1 Sespim Lemdiklat Polri.
Akpol 1991 dikenal juga dengan Batalyon Bhara Daksa. Selain Kapolri, Fadil Imran dan Andi Rian, sejumlah jenderal lain di angkatan ini antara lain Sekjen DPD Komjen Pol Muhammad Iqbal, Kabareskrim Komjen Pol Syahardiantono, dan Irwasum Polri yang juga peraih Adhi Makayasa 91 Komjen Pol Wahyu Widada.
Secara keseluruhan terdapat 424 perwira tinggi dan perwira menengah Polri yang dimutasi kali ini. Pergantian jabatan tersebut tertuang dalam tiga surat telegram yakno Nomor ST 1877, 1878, dan 1789 tertanggal 30 Agustus 2026.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi dan rotasi merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi dan karier personel Polri. Penempatan pada jabatan baru dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi serta kompetensi dan pengalaman yang dimiliki.
"Mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel. Penempatan pada jabatan baru tentunya telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, serta tantangan tugas yang dihadapi," kata Isir.
(Zen Teguh)