Bupati Bogor bersama Wali Kota Bogor juga meninjau langsung lokasi kebakaran.
Dalam penanganan di lapangan, tim menggunakan dua set peralatan pemadaman, satu unit genset, serta empat unit mobil tangki air. Upaya pemadaman turut diperkuat dengan dukungan water bombing dari TNI AU Atang Sendjaja.
Hingga Selasa (8/9/2026) pukul 23.58 WIB, tim gabungan masih melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan api di lokasi.
Berton mengatakan penanganan kebakaran tersebut dilakukan dalam konteks status Siaga Darurat Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan di Jawa Barat dan Kabupaten Bogor.
"BNPB mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya pembakaran lahan secara terbuka. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi menyebabkan kebakaran kepada petugas atau pemerintah daerah setempat," ujarnya.
(Awaludin)