Gunung Semeru Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Mencapai 1.000 Meter

Binti Mufarida, Jurnalis
Senin 14 September 2026 08:11 WIB
Gunung Semeru.
Share :

JAKARTA — Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi pada Senin (14/9/2026) pagi. Erupsi terjadi pukul 06.28 WIB dengan tinggi kolom abu letusan teramati mencapai sekitar 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan kolom abu erupsi berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah timur.

“Telah terjadi erupsi G. Semeru, Jawa Timur pada tanggal 14 September 2026 pukul 06:28 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.000 m di atas puncak (± 4.676 m di atas permukaan laut),” tulis keterangan PVMBG, Senin (14/9/2026).

Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan durasi sekitar 2 menit 20 detik.

Saat ini Gunung Semeru masih berstatus Level III (Siaga). PVMBG mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

“Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak,” tulis PVMBG.

PVMBG juga meminta masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena kawasan tersebut rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru.

“Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan,” demikian rekomendasi PVMBG.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya