Arab Saudi Temukan 114 Juta Ton Bijih Mengandung Uranium dan Unsur Tanah Langka di Madinah

Awaludin, Jurnalis
Selasa 15 September 2026 08:20 WIB
Menteri Energi Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman Al Saud (foto: Joe Klamar/AFP)
Share :

Menurutnya, upaya pengembangan sumber daya mineral kritis tersebut semakin mendapatkan momentum setelah kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi ke Amerika Serikat pada November 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Arab Saudi dan Amerika Serikat menandatangani kerangka kerja sama terkait mineral kritis dan penguatan rantai pasokan.

"Ke arah ini mendapatkan momentum tambahan selama kunjungan HRH, Putra Mahkota Amerika Serikat, ke Amerika Serikat pada November 2025, ketika kedua negara menandatangani kerangka kerja untuk kerjasama mengenai mineral kritikal dan pengekalan rantai pasokan," kata Pangeran Abdulaziz.

Setelah kesepakatan tersebut, kerja sama kemudian berkembang antara perusahaan pertambangan Arab Saudi, Ma'aden, dan perusahaan Amerika MP Materials.

Kemitraan tersebut diarahkan untuk mengembangkan kemampuan pengolahan dan pemisahan unsur tanah langka, sekaligus produksi uranium yang terkait dengan sumber daya mineral tersebut.

"Setelah itu, terjadi kemitraan antara Perusahaan Pertambangan Arab Saudi, Ma'aden, dan perusahaan Amerika MP Materials untuk mengembangkan kemampuan untuk pengolahan dan pemisahan unsur bumi langka serta produksi uranium yang terkait," pungkasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya