RIYADH - Sebanyak 13 warga sipil terluka setelah gelombang serangan rudal balistik, dan pesawat tak berawak atau drone yang dilancarkan pasukan Houthi ke wilayah Arab Saudi, pada Senin 14 September 2026.
Informasi tersebut disampaikan koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman. Serangan disebut menargetkan sejumlah infrastruktur sipil di kota Khamis Mushait, Abha, dan Taif.
Juru bicara koalisi pimpinan Saudi, Mayor Jenderal Turki al-Maliki, mengatakan serangan tersebut mengakibatkan warga sipil mengalami luka ringan hingga sedang. Selain itu, tujuh rumah dan dua kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan.