Sementara itu, kata Berton, BNPB masih terus melakukan pendataan terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan. Hingga kini, tercatat 103.427 unit rumah mengalami kerusakan, baik dalam kategori rusak berat, sedang, maupun ringan.
Menurutnya, proses validasi dan verifikasi data terus dilakukan bersama pemerintah daerah, khususnya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Badan Pusat Statistik (BPS).
"Tim kami saat ini sedang melakukan validasi maupun verifikasi data tentang kerusakan ini, karena kami perlu memperoleh data by name by address, yaitu siapa pemilik dari setiap rumah tersebut dan alamatnya yang jelas," pungkas Berton.
(Rahman Asmardika)