Perjalanan di Pemuda Perindo berkembang dari bidang organisasi dan kaderisasi, kemudian mengelola media, hingga dia dipercaya menjadi Wakil Ketua Umum I DPP Pemuda Perindo.
"Saya belajar bahwa politik itu soal proses. Tidak bisa instan. Harus paham struktur, ritme organisasi, dan karakter masyarakat," ujarnya.
Pengalaman politik elektoral dia dapatkan pada Pemilu 2024 ketika maju sebagai calon anggota DPRD Kota Bandung. Meski belum berhasil memperoleh kursi, pengalaman tersebut memberinya kesempatan memahami dinamika politik dan harapan masyarakat secara langsung.
"Saya jadi tahu bagaimana harapan masyarakat di lapangan, bukan sekadar dari data," katanya.
Setahun kemudian, DPP Partai Perindo menunjuk Irfan sebagai Plt Ketua DPD Partai Perindo Kota Bogor sebelum beberapa bulan berikutnya dikukuhkan sebagai ketua definitif. Amanah tersebut membawanya pada tantangan baru untuk memperkuat struktur sekaligus memastikan keberadaan partai dirasakan masyarakat.
Alih-alih hanya berkutat pada konsolidasi internal, Irfan memilih menjalankan dua jalur secara bersamaan, yakni memperkuat organisasi dan menghadirkan program di tengah masyarakat.
"Struktur penting, tapi kalau tidak berdampak, publik tidak akan melihat kita," ujarnya.