Dari Produser TV ke Politik, Aa Ipank Pilih Bangun Perindo dari Bogor

Tim Okezone, Jurnalis
Selasa 15 September 2026 10:45 WIB
Wakil Ketua Umum I DPP Pemuda Perindo, Irfan Niti Sasmita atau Aa Ipank (foto: dok ist)
Share :

JAKARTA - Dunia politik menuntut kemampuan membaca situasi, mengelola banyak kepentingan, sekaligus memastikan gagasan tidak berhenti sebagai wacana. Pengalaman bertahun-tahun bekerja di balik layar produksi televisi menjadi bekal Irfan Niti Sasmita atau Aa Ipank ketika memilih masuk dan membangun kiprah politik di Kota Bogor.

Lahir di Sukabumi, Jawa Barat, Irfan tidak menempuh jalur politik konvensional. Dia menyelesaikan pendidikan Sastra di Universitas Padjadjaran sebelum melanjutkan Magister Ilmu Komunikasi di Universitas Budi Luhur.

Langkah profesionalnya justru dimulai dari industri penyiaran melalui Broadcasting Development Program (BDP) di RCTI. Dari posisi Production Assistant, dia mempelajari ritme produksi, tekanan pekerjaan, hingga akhirnya dipercaya menjadi produser.

"Di dunia broadcasting, Anda dituntut cepat, presisi, dan kreatif dalam waktu bersamaan. Itu membentuk cara saya melihat masalah hari ini," kata Irfan saat ditemui di Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Ketertarikan Irfan terhadap politik berangkat dari keresahan terhadap banyaknya gagasan baik yang tidak sampai kepada masyarakat akibat lemahnya eksekusi. Dia kemudian bergabung dengan Partai Perindo dan memilih membangun pengalaman melalui organisasi kepemudaan.

 

Perjalanan di Pemuda Perindo berkembang dari bidang organisasi dan kaderisasi, kemudian mengelola media, hingga dia dipercaya menjadi Wakil Ketua Umum I DPP Pemuda Perindo.

"Saya belajar bahwa politik itu soal proses. Tidak bisa instan. Harus paham struktur, ritme organisasi, dan karakter masyarakat," ujarnya.

Pengalaman politik elektoral dia dapatkan pada Pemilu 2024 ketika maju sebagai calon anggota DPRD Kota Bandung. Meski belum berhasil memperoleh kursi, pengalaman tersebut memberinya kesempatan memahami dinamika politik dan harapan masyarakat secara langsung.

"Saya jadi tahu bagaimana harapan masyarakat di lapangan, bukan sekadar dari data," katanya.

Setahun kemudian, DPP Partai Perindo menunjuk Irfan sebagai Plt Ketua DPD Partai Perindo Kota Bogor sebelum beberapa bulan berikutnya dikukuhkan sebagai ketua definitif. Amanah tersebut membawanya pada tantangan baru untuk memperkuat struktur sekaligus memastikan keberadaan partai dirasakan masyarakat.

Alih-alih hanya berkutat pada konsolidasi internal, Irfan memilih menjalankan dua jalur secara bersamaan, yakni memperkuat organisasi dan menghadirkan program di tengah masyarakat.

"Struktur penting, tapi kalau tidak berdampak, publik tidak akan melihat kita," ujarnya.

 

Di Kota Bogor, arah kerja yang dibangunnya mencakup pendampingan ekonomi masyarakat, layanan kesehatan, bantuan hukum, serta pengembangan kreatif pemuda. Empat bidang tersebut diposisikan sebagai ruang pertemuan antara kebutuhan warga dan peran partai politik.

Pendampingan UMKM menjadi salah satu perhatian karena Irfan melihat penguatan usaha kecil sebagai bagian dari upaya menggerakkan ekonomi dari tingkat bawah. Sementara perhatian terhadap pemuda tidak terlepas dari latar belakangnya di organisasi kepemudaan dan industri kreatif.

"Banyak anak muda punya potensi, tapi tidak punya wadah. Di situ kita harus hadir," ujarnya.

Bagi Irfan, perjalanan dari Production Assistant hingga produser, kemudian berlanjut ke organisasi kepemudaan dan politik, merupakan rangkaian proses yang saling berkaitan. Pengalaman tersebut kini dia bawa untuk membangun kerja politik di Bogor dengan penekanan pada komunikasi, organisasi, dan eksekusi.

"Yang penting bukan seberapa cepat kita sampai, tapi apakah kita bergerak ke arah yang benar," katanya.

Pada akhirnya, Irfan menempatkan kepercayaan sebagai fondasi dalam menjalankan politik.

"Pada akhirnya, politik itu soal kepercayaan. Dan kepercayaan hanya bisa dibangun lewat kerja yang konsisten," ujarnya.
 

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya