"Masih menjalankan pola operasi yang sama, namun dipergencar saja kegiatannya, operasinya, pengejarannya. Belum ada perubahan operasinya," kata dia.
Sebagai informasi, penyanderaan warga sipil ini bermula ketika KKB menyerang pos aparat keamanan dari tiga arah di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Dalam serangan tersebut, anggota KKB membawa paksa sembilan wanita.
Sembilan wanita yang disandera tersebut di antaranya merupakan anak-anak yang masih duduk di kelas 3, 4, dan 6 SD. Selain itu, terdapat pula perempuan berusia 18 tahun serta remaja berusia 17 tahun yang dilaporkan sedang hamil muda.
Terbaru, satu dari sembilan wanita korban penyanderaan KKB di Distrik Jila berhasil dibebaskan dan dievakuasi ke Timika pada Senin (14/9/2026). Korban dijemput dari Kampung Bela 1 menggunakan helikopter Polri untuk segera mendapatkan perawatan medis.
(Rahman Asmardika)