"Dewan Pers memberikan perhatian, belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Kami mengadakan acara doa bersama, sambutan, refleksi dari kawan-kawan. Tentu doa kami semoga mereka kembali," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Komaruddin juga mengingatkan pentingnya koordinasi dan mitigasi risiko dalam peliputan di wilayah yang berpotensi membahayakan.
"Kalau kawan-kawan ingin mengadakan satu liputan pada daerah-daerah yang kira-kira membahayakan, hendaknya berkoordinasi dengan pejabat, petugas setempat. Dan kedua, pihak pimpinan hendaknya memperhatikan betul," katanya.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi iNews Aiman Witjaksono menilai kegiatan yang digelar Dewan Pers menjadi bentuk dukungan yang sangat berarti bagi keluarga korban maupun sesama insan pers.
"Ini merupakan bentuk dukungan berupa doa dari teman-teman dari institusi pers yang juga digelar oleh Dewan Pers. Tentu ini sebuah apresiasi yang luar biasa karena memang yang dibutuhkan saat ini adalah dukungan, dan dukungan yang terbaik saat ini salah satunya adalah doa," ujar Aiman.
Dia mengatakan keluarga Yudistiro Pranoto dan beberapa keluarga korban lain turut hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, harapan seluruh pihak saat ini tetap sama, yakni para korban dapat ditemukan.