“Surakhman teridentifikasi setelah ditemukan jasad pria di perairan Pulau Enggano, Bengkulu. Polda Banten dan Polda Bengkulu kemudian berkoordinasi untuk mencocokkan data DNA keluarga rombongan kapal yang masih dinyatakan hilang," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Banten Al Amrad, Rabu (23/9).
Ditanya mengenai kemungkinan operasi pencarian kembali dilakukan, Amrad mengatakan, masih melakukan pemapelan dan e-broadcast.
"Seperti kami sampaikan tadi Pak, secara aturan pencarian kami itu terlaksana selama 7 hari. Dalam 7 hari kita sudah perpanjang 3 hari. Di 7 hari itu kita menemukan jenazah pada tanggal 12. Nah, sampai tanggal 14 setelah evaluasi kita perpanjang 3 hari," ujarnya.
(Fahmi Firdaus )