KOBAR - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah bersama Orangutan Foundation International (OFI) menyelamatkan dua orangutan di tengah kawasan yang terbakar di Desa Madang Sari, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (KOBAR).
Kedua orangutan tersebut merupakan induk dan anak yang masih berusia sekitar satu bulan. Petugas menemukan keduanya berada di pohon yang sudah mati dan terbakar.
Sementara di sekitar lokasi, asap tipis masih terlihat mengepul dari dalam tanah gambut yang diduga masih menyimpan bara api.
Kepala BKSDA Kalimantan Tengah Muhammad Andi Khadafi mengatakan, luka bakar yang dialami Sari segera mendapatkan penanganan medis. Perawatan dilakukan sebelum kedua orangutan tersebut nantinya dikembalikan ke habitat yang aman.
"Orangutan ini mengalami luka bakar di beberapa bagian kaki dan tangannya. Setelah kita nilai luka-luka bakar itu telah sembuh maka indukan orangutan ini segera kami transportasikan ke habitat alaminya yang aman dari kebakaran," ujar Andi, Jumat (25/6/2026).
Sementara untuk mengevakuasi kedua orangutan tersebut, petugas terlebih dahulu membius induknya. Setelah berhasil dievakuasi, keduanya dibawa untuk menjalani pemeriksaan kondisi fisik dan kesehatan.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan induk orangutan yang diberi nama Sari mengalami sejumlah luka bakar di beberapa bagian tubuh.
Luka tersebut diduga terjadi saat Sari berusaha menyelamatkan diri dari kebakaran hutan dan lahan yang melanda habitatnya.