Salah satunya kondisi kapal yang masih mengalami perubahan trim atau derajat kemiringan. Situasi tersebut dapat mengubah stabilitas kapal sewaktu-waktu dan meningkatkan risiko bagi penyelam.
Selain keterbatasan waktu penyelaman, tim SAR gabungan juga menghadapi sejumlah persoalan lain saat berupaya masuk ke badan kapal yang terbalik.
"Di sana ada kendaraan, nah ini kendaraan-kendaraan ini sudah apa, BBM-nya itu sudah mulai ada yang keluar ya. Nah inilah yang membuat risiko juga bagi penyelam, keselamatannya,''ujarnya.
''Ini tidak berani untuk melaksanakan penyelaman di area-area yang memang sudah mengeluarkan chemical itu," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )