Pandangan itu, lanjut Ary, sejalan dengan konsep tiga kecerdasan yang dikembangkan ESQ, yakni kecerdasan intelektual atau IQ, kecerdasan emosional atau EQ, dan kecerdasan spiritual atau SQ. Ketiganya dinilai memiliki peran dalam membentuk sumber daya manusia Polri yang mampu menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.
“Kecerdasan intelektual diperlukan agar seorang polisi mampu mengambil keputusan secara tepat. Kecerdasan emosional dibutuhkan agar mampu memahami dan melayani masyarakat dengan empati. Sedangkan kecerdasan spiritual menjadi fondasi agar kewenangan selalu digunakan dengan nilai, integritas, dan tanggung jawab,” katanya.
Ary berharap kepemimpinan Suyudi dapat membawa visi tersebut ke dalam praktik pelayanan kepolisian yang dirasakan langsung masyarakat. Ia juga menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada Presiden Prabowo atas pemberian amanah tersebut kepada Suyudi.
“Selamat atas amanah baru Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Semoga visi luhur untuk menghadirkan polisi yang memberikan rasa aman, bukan takut, serta pertolongan, bukan kerumitan, dapat diwujudkan menjadi kenyataan yang dirasakan masyarakat,” katanya.
Presiden Prabowo, menurut Ary, memberikan amanah besar kepada Jenderal Suyudi. Hal ini menjadi kesempatan untuk bersama-sama membangun Polri yang semakin profesional, berkarakter, berintegritas, dan hadir untuk masyarakat.
(Arief Setyadi )