BNPB Kebut Realisasi Bantuan Stimulan Pascabencana NTT

Riyan Rizki Roshali, Jurnalis
Jum'at 02 Oktober 2026 13:30 WIB
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (Foto: Dok BNPB)
Share :

Saat berdialog, warga pun menanyakan ada tidaknya biaya dengan dimulainya pembangunan hunian tetap. Kepala BNPB dengan tegas menjawab keresahan masyarakat tersebut. Pembangunan itu sama sekali tidak akan membebani masyarakat sedikit pun.

"Masyarakat tidak akan dikenakan biaya sama sekali karena ini merupakan wujud kehadiran negara dalam membantu warganya yang tertimpa bencana. Tidak akan ada pungutan dalam bentuk apa pun itu kepada masyarakat penerima manfaat hunian tetap. Apabila ada pungutan atau dikenakan biaya, maka lapor langsung kepada saya saat itu terjadi dan akan saya tindak tegas pelakunya tanpa pandang bulu," kata Suharyanto.

Kepala BNPB juga menyetujui saran dari warga penerima manfaat yang mengusulkan agar pengangkutan material dan logistik pembangunan hunian tetap ini bisa menggunakan berbagai armada truk yang tersedia di lingkungan sekitarnya agar bisa memutar kembali roda perekonomian warga. Kepala BNPB juga mengonfirmasi penggunaan alat berat ekskavator yang digunakan di lokasi hunian tetap akan didukung alat berat yang digunakan BNPB dan Pemerintah Kabupaten Flores Timur.

Adapun berdasarkan peta sebaran hunian tetap relokasi mandiri tahap 2 korban erupsi Lewotobi Laki-Laki, total huntap yang dibangun tersebar di 12 kecamatan di Flores Timur dengan total 238 unit. Rinciannya di Kecamatan Wulanggitang 117 unit, Kecamatan Titehena 72 unit, Kecamatan Larantuka 25 unit, Kecamatan Ile Bura 7 unit, Kecamatan Demon Pagong 6 unit, Kecamatan Ile Mandiri 3 unit, Kecamatan Lewolema 2 unit, Kecamatan Kelubagolit 2 unit, Kecamatan Tanjung Bunga 1 unit, Kecamatan Adonara Timur 1 unit, Kecamatan Adonara Barat 1 unit, dan Kecamatan Solor Barat 1 unit.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya