Muslim menilai Kejagung perlu segera melakukan pembenahan agar dugaan penyimpangan tersebut tidak terus berlarut-larut. Menurut Muslim, dugaan penyimpangan dalam proyek tol tersebut perlu ditindaklanjuti, karena berkaitan dengan dugaan kerugian keuangan negara dan rakyat.
Dia mempertanyakan alasan belum adanya perkembangan penanganan yang dinilainya memadai, meski persoalan itu disebut telah menjadi perhatian sejak lama. “Jadi, jangan sampai Jaksa Agung takut sama Wantimpres” kata Muslim.
Pada kesempatan yang sama, praktisi hukum Munarman menyoroti polemik perpanjangan konsesi jalan tol tersebut hingga 2060 dan dugaan pembengkakan biaya pengadaan tanah dan konstruksi yang menembus Rp2,3 triliun.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi menyinggung kenaikan biaya konstruksi proyek Ancol Timur-Pluit dari Rp6,8 triliun menjadi Rp8,4 triliun.
iNews Media Group (IMG) telah menghubungi Corporate Secretary PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Hasyim. Namun, hingga berita ini ditayangkan Hasyim tidak menjawab surat elektronik yang dikirimkan iMG.
(Arief Setyadi )