Militer AS Tarik Pasukan dari Pangkalan Timur Tengah, Persiapan Serang Iran?

Rahman Asmardika, Jurnalis
Jum'at 23 Oktober 2026 01:05 WIB
Ilustrasi.
Share :

Kantor berita Reuters, dengan mengutip pejabat AS, melaporkan bahwa Washington tengah bersiap melakukan penarikan diplomatik tambahan di wilayah Teluk. Namun, juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Pigott, menyebut laporan mengenai penarikan lebih lanjut tersebut sebagai informasi yang “tidak akurat.”

Perkembangan ini muncul di tengah laporan bahwa para pejabat tinggi militer AS telah menyajikan sejumlah opsi kepada Trump untuk melancarkan serangan baru terhadap Iran. Menurut NBC, usulan tersebut mencakup serangan terhadap fasilitas nuklir Iran, instalasi bawah tanah, serta pulau-pulau strategis—termasuk Pulau Kharg, yang merupakan pusat ekspor minyak vital, dan Pulau Qeshm di Selat Hormuz.

Beberapa penasihat Trump, termasuk Menteri Pertahanan Pete Hegseth, dilaporkan telah menyarankan untuk melanjutkan kembali operasi militer guna meningkatkan tekanan terhadap Teheran. Di sisi lain, ada pihak-pihak yang memperingatkan agar tidak meluncurkan kampanye besar lainnya tanpa tujuan yang jelas.

Pada hari Senin, Hegseth melakukan kunjungan mendadak ke Israel dan mengadakan pembicaraan tertutup dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, hanya beberapa hari sebelum pemilihan parlemen Israel pada 27 Oktober. Netanyahu tengah berupaya untuk kembali menjabat di tengah kritik yang kian meningkat terkait penanganannya terhadap perang di Gaza dan ketegangan dengan Iran. Trump sendiri telah menyatakan dukungannya terhadap upaya Netanyahu untuk terpilih kembali.

Awal bulan ini, Trump berjanji bahwa AS tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan paruh waktu pada 3 November, sembari menegaskan bahwa kekuatan militer tetap menjadi opsi jika upaya diplomatik gagal. Netanyahu juga telah mengesampingkan peluncuran serangan baru sebelum pemilihan umum di Israel, namun pada hari Minggu ia menyatakan bahwa Israel siap menyerang Iran meskipun tanpa partisipasi Amerika.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya