"Itu anak-anak kita, rakyat kita yang rusak kesehatannya," sambungnya.
Prabowo juga mengaku terkejut setelah mengetahui adanya perusahaan yang diduga berulang kali melanggar aturan. Dia meminta agar informasi mengenai perusahaan yang tercatat melakukan pelanggaran hingga 19 kali tersebut diperiksa kembali.
"Saya juga kaget, perusahaan ini sudah tiga kali, yg paling parah, ini dicek lagi apa benar 19 kali, ini dablek kali, saya enggak ragu-ragu siapapun yang melanggar cabut aja," tegasnya.
(Arief Setyadi )