JAKARTA — Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Batumandi terbakar di dekat Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, pada Selasa 20 Oktober 2026. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat.
Koordinator Komunitas Pengguna Kapal Penyeberangan Nusantara (KPK-PN), Maruly Hendra Utama, mengapresiasi penanganan KMP Batumandi oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Menurutnya, respons darurat harus dinilai secara menyeluruh, mulai dari keselamatan penumpang dan awak kapal, pengendalian kebakaran, mitigasi pencemaran laut, hingga kepatuhan terhadap prosedur investigasi.
Ia menegaskan, penanganan kapal terbakar membutuhkan pertimbangan teknis yang cermat dan bukan perkara sederhana. Ada aspek keselamatan manusia, potensi rambatan kebakaran, stabilitas kapal, kondisi angin dan arus, serta kelancaran operasional pelabuhan.
"Karena itu, lokasi harus ditentukan berdasarkan kondisi aktual dan penilaian teknis, bukan semata-mata pertimbangan kemudahan,” ujarnya.