JAKARTA - Kartun-kartun Nabi Muhammad yang dimuat 3 buah media massa di Eropa menyulut kemarahan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Untuk itu, ormas Islam tersebut berdemo di depan Kedubes Belanda, di Jalan Rasuna Said, Kuningan Jakarta Selatan.
Dalam aksinya yang digelar pukul 10.00 WIB, puluhan orang dari organisasi Islam ini menuntut agar pemerintah segera melakukan protes terhadap negara-negara yang media massanya kembali mencetak ulang kartun nabi. Sebab mereka menilai pemuatan itu bukan saja melecehkan Nabi Muhammad melainkan telah melecehkan umat Islam.
"Inilah doktrin HAM yang destruktif. Pemuatan kembali kartun-kartun ini merupakan penghinaan terhadap Nabi Muhammad dan umat Islam. Untuk itu, kami meminta pada pemerintah agar memprotes keras negara-negara yang mencetak ulang kartun tersebut di media," ujar juru bicara HTI, Muhammad Ismail Yusanto di depan Gedung Kedubes Belanda, Rabu (20/2/2008).
Kali ini, kartun-kartun Nabi Muhammad tersebut terpampang jelas dalam suratkabar Swedia, Belanda dan Spanyol. Oleh karenanya, dalam aksi ini puluhan pengikut HTI yang sebagian perempuan itu mengajak umat Islam agar turut bahu membahu memperjuangkan ketidak adilan dan pelecehan yang dilakukan ketiga negara tersebut.
"Seluruh umat Islam harus bersatu untuk menegakkan dan meperjuangkan agama Islam," ajaknya.
Hingga kini aksi masih berlangsung dan sempat pula menyebabkan lalu lintas di sekitar jalan Rasuna Said, Kuningan tersendat. Rencananya, aksi akan kembali berlanjut di Kedubes Denmark, Menara Rajawali, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Mereka akan melontarkan protes yang sama terhadap pemerintah Denmark. (lut)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.