Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Orang Gila Ngamuk, Satu Orang Tewas

Muhammad Uzair , Jurnalis-Kamis, 22 Mei 2008 |18:57 WIB
Orang Gila Ngamuk, Satu Orang Tewas
A
A
A

PALEMBANG - Tragis benar nasib yang dialami oleh Ainun (46) warga Jalan Palembang-Indralaya Desa Ibul Besar III Rt 02 Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, tewas setelah dipukuli oleh orang gila. Korban kemudian di bawa ke RS BARI Jalan Panca Usaha Palembang.

Peristiwa itu terjadi Kamis (22/5/2008) sekira pukul 10.00 WIB, di Desa Ibul Besar III Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, ketika korban sedang bertanaman padi tidak jauh dari rumahnya.

Menurut keterangan saksi, Lailawati (30), saat itu dia sedang menemani korban bertanaman padi. Tiba-tiba datang seorang
lelaki mendekati korban. Dari pakaian yang dia kenakan, orang tersebut seperti orang gila. Saat itu, korban Ainun mencoba mengusir tersangka, namun orang gila itu malah tersinggung dan semakin mendekati korban.

"Aku lihat ada orang gila yang mendekat. Lalu, Bibi Ainun mengusir dia supaya tidak mendekati padi yang baru saja mereka tanam. Tapi orang gila itu malah mengambil kayu dan mendekati korban," kata dia.

Tiba-tiba saja, orang gila tersebut memukulkan kayu ke arah kepala korban secara bertubi-tubi. Bahkan, setelah korban terjatuh dan pingsan, orang gila itu terus saja memukulinya.

"Aku sempat mendengar bibi berteriak minta tolong, lalu aku lihat Bibi telah terkapar. Kemudian aku melempari orang gila itu dengan kayu dan tanah yang ada disekitar. Melihat aku berlari kearah dia, orang gila itu kemudian melarikan diri," jelas Laila.

Dia kemudian mengangkat tubuh korban, dan melihat darah telah berhamburan keluar dari mulut, telinga, dan hidung korban. Bahkan kepala bagian atas dan belakang, tampak mengeluarkan darah. Dia kemudian memanggil warga setempat untuk membantu korban.

Warga kemudian berkumpul melihat korban, dan segera membawa dia ke RS BARI Jalan Panca Usaha 5 Ulu Palembang. Ketua RT.02 Ziyat kemudian menelpon Polsekta Pemulutan untuk membantu menangkap orang gila tersebut.

"Iya, aku diberitahu kalau ada warga yang dipukuli oleh orang gila. Lalu aku telepon Polsekta untuk membantu menangkap orang itu," jelas dia.

Beberapa warga kemudian mencari orang gila yang bersembunyi di desa tersebut. Selang setengah jam kemudian, beberapa orang petugas Polsekta Pemulutan bersama warga setempat menangkap pelaku, dan mengamankannya di Mapolsekta Pemulutan.

Karena khawatir akan mengganggu tahanan lain, orang gila itu kemudian diserahkan ke Rumah Sakit Jiwa Ernaldi Bahar, untuk mendapat perawatan medis.


Dirumah sakit BARI Palembang, korban kemudian diperiksa oleh dokter unit gawat darurat, namun korban Ainun ternyata telah tewas karena kehabisan darah. Menurut dokter Meilina Mardani, dari hasil otopsi korban tewas karena mengalami luka robek besar akibat pukulan benda tumpul yang menyebabkan tulang kepala atas tengkorak korban pecah, tulang tengkorak belakang korban juga mengalami luka robek dan pecah, hingga darah keluar dari mulut, hidung dan telinga korban. Selain itu ditubuh korban, banyak ditemukan luka memar akibat penganiayaan.

"Korban banyak kehabisan darah. Karena tulang tengkorak korban pecah akibat benturan benda keras dan tumpul," kata dokter Meilina.

Sementara itu, Kapolsekta Pemulutan Iptu Hasanuddin membenarkan telah menangkap tersangka orang gila, yang menyebabkan korban Ainun tewas.

Menurut dia, tersangka berhasil dibekuk, dan telah diserahkan ke RSJ Ernaldi Bahar. Tersangka orang gila itu, bernama Rahmat (20) penduduk Kabupaten Pagaralam.

Hasanuddin menjelaskan, polisi akan tetap menjalankan proses hukum terhadap tersangka, dan proses hukumnya itu akan ditentukan oleh psikiater yang akan memeriksa tersangka.

"Kami sudah serahkan kepada ahlinya. Dan orang gila itu, telah dirawat secara medis, kalau proses hukumnya tergantung. Bagaimana hasil pemeriksaan dia," jelas Hasanuddin.

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement