Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Taekwondo Jateng Tak Dominan

Agus Anggoro , Jurnalis-Senin, 14 Juli 2008 |22:33 WIB
Taekwondo Jateng Tak Dominan
A
A
A

SAMARINDA - Jateng tak lagi menakutkan di cabang olahraga taekwondo. Pada PON XVII Kaltim 2008, Jateng hanya mampu mengumpulkan tiga medali emas. Padahal pada PON XVI Palembang 2004 lalu, Jateng berhasil menyabet enam medali emas.

Tiga medali emas Jateng di cabor taekwondo PON XVII yang berlangsung di GOR Universitas Mulawarman Samarinda ini disumbangkan Fransisca Valentina di kelas Fin wanita, Amalia Kurniasih di kelas Heavy wanita dan Rakhmat dari kelas Midle pria.

Sedangkan tiga taekwondoin lagi yang digadang-gadang mampu menyabet emas justru kalah. Mereka diantaranya Derry Dahmansyah, M. Abu Bakar dan Luki Andarmawan. Bahkan taekwondoin kawakan Derry yang langganan pelatnas dibabak final takluk atas taekwondoin Kaltim Yunaidi Alfred.

Terakhir, Luki yang bertanding di kelas Heavy pria kalah angka tipis 4-5 dari taekwondoin Maluku Utara Risal Samsir.

Juara umum cabor taekwondo kali ini diraih tuan rumah Kaltim yang berhasil menyabet enam medali emas. Sukses Kaltim dicabang taekwondo tak lepas dari peran duo pelatih asal Jateng yang hijrah ke Kaltim Bambang Wijanarko dan Singgih Hendarto.

Dua pelatih bertangan dingin ini pula yang membawa Jateng merajai cabor taekwondo pada PON sebelumnya. Selain Kaltim, Jabar juga berhasil meraih enam medali emas. Namun perolehan medali perak dan perunggu Kaltim lebih banyak.

Pelatih taekwondo Jateng Inosensius I Laka mengakui, kali ini Kaltim lebih baik dari Jateng. Selain Kaltim, daerah lain juga mengalami perkembangan pesat, diantaranya DKI Jakarta dan Jatim yang selama ini tak menampakkan kekuatannya.

"Meski merosot perolehan medalinya.Namun, kita bersyukur masih bisa memperoleh tiga medali emas," ujar Inosensius.

(Azwar Ferdian)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement