JAKARTA - Perseteruan Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dikabarkan telah usai. Perseteruan keduanya diselesaikan oleh tim damai.
Kabar ini diungkap oleh Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring di sela-sela peringatan Hari Aids di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Selasa (15/12/2009).
"Saat ini kabinet kompak, tidak ada masalah dengan isu-isu itu (perseteruan Sri Mulyani-Ical). Saat ini sudah ada tim yang mendamaikan Ical dan Sri Mulyani," ungkap Tifatul.
Namun Tifatul sendiri enggan merinci lebih lanjut mengenai tim damai ini. "Tapi saya tidak tahu, karena tim itu bukan saya (yang) ngurus. Tapi informasi yang saya dapat (perdamaian) itu sudah (terlaksana)," ujar menteri dari PKS ini.
Ada jaminan Ical-Sri Mulyani sudah tidak ada masalah? "Sudah, sudah," tukasnya menegaskan.
Perseteruan tersebut mencuat, manakala Sri Mulyani kepada The Wall Street Journal menyatakan Pansus Angket Bank Century yang dipimpin oleh politikus dari Golkar, akan menghabisinya dalam skandal Bank Century. Hal ini dikarenakan Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical), tidak menyenangi dirinya.
Sri Mulyani sendiri disebut-sebut bertanggung jawab dalam penyelamatan Bank Century, yang membuat pemerintah harus menyuntikkan dana sebesar Rp6,7 triliun.
Ical sendiri dikabarkan memiliki konflik lama dengan Sri Mulyani, terkait dengan beberapa permasalahan perusahaannya. Pertama terkait Lumpur Lapindo, Bumi, dan persoalan penunggakan pajak.
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.