Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Farawijayanto, Penerus Cita-Cita Noordin M Top

Koran SI , Jurnalis-Sabtu, 26 Desember 2009 |12:03 WIB
Farawijayanto, Penerus Cita-Cita Noordin M Top
Noordin M Top (Foto: Koran SI)
A
A
A

JAKARTA - Densus 88 Antiteror Mabes Polri diam-diam memburu salah seorang pimpinan jaringan teroris baru yang diduga bernama Farawijayanto.

Informasi yang dihimpun di lapangan, Farawijayanto menjadi salah seorang pimpinan jaringan tersebut setelah Noordin M Top berhasil ditembak mati Densus 88 Antiteror Polri di Kampung Kepuhsari, Kelurahan Mojosongo, Solo (18/9). Nama Farawijayanto masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polda Jawa Tengah karena diduga terlibat jaringan terorisme di Indonesia.

Pria yang pernah tinggal di Perumahan Muria Indah, Kudus, Jawa Tengah, ini diduga memiliki hubungan dengan para tersangka teroris yang kini ditahan di Mapolda Jawa Tengah. Nama Farawijayanto disebut-sebut pascapenangkapan Baridin alias Baharudin Latif mertua Noordin M Top di Desa Banyuasin, Cikelet, Palayaman, Garut Selatan, Jawa Barat. Sumber di Mabes Polri mengatakan, Farawijayanto kini mengambil alih peran Noordin M Top.

"Memang diduga dia (Farawijayanto) menjadi salah satu orang berpengaruh dalam jaringan teroris setelah Noordin tewas," katanya. Namun, dia enggan menjelaskan lebih banyak. Pascapenangkapan Baridin, Densus 88 Antiteror Polri terus mengembangkan penyelidikan terkait kemungkinan adanya jaringan teroris lain.

Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan sebagai upaya pengungkapan keterlibatan teroris lain. "Benar Densus 88 Antiteror Polri di Pamengpek, Garut, telah berhasil menangkap Baridin. Tapi nanti penjelasan berikutnya, tidak sekarang," ujarnya seusai salat Jumat di Mabes Polri di Jakarta Selatan kemarin.

Disinggung mengenai peran Farawijayanto yang kini diduga menggantikan Noordin M Top, Kapolri belum bersedia berkomentar. Tapi, Bambang tidak membantah nama Farawijayanto memang disebut-sebut pengganti Noordin M Top. Dia hanya menegaskan, kepolisian tidak pernah berhenti melakukan upaya pengungkapan dan penangkapan jaringan teroris. "Pokoknya kita kejar. Nanti dulu, saya tidak bisa menyampaikan detail," katanya.

Selain menangkap Baridin, Densus 88 Antiteror Mabes Polri juga menangkap Ata, 20. Ata merupakan anak Baridin yang ditangkap bersama Baridin di Garut. Pada kesempatan kemarin, Kapolri kembali menegaskan jika penangkapan keduanya berjalan lancar tanpa ada yang terluka. Kapolri membantah jika ada penembakan dalam penangkapan tersebut.

"Tidak, tidak ada, kan selamat semua. Alhamdulillah, semua tertangkap dan tidak ada yang terluka. Kita masih melakukan pengembangan atas pemeriksaan dua orang tersebut," akunya.

(Ahmad Dani)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement