Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Farawijayanto, Teroris Karangan Polisi?

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Senin, 28 Desember 2009 |09:34 WIB
Farawijayanto, Teroris Karangan Polisi?
A
A
A

JAKARTA - Farawijayanto, nama yang disebut-sebut Mabes Polri merupakan pemimpin baru jaringan terorisme peninggalan Noordin M Top, tidak dipercayai oleh mantan aktivis gerakan Islam, Umar Abduh.

Menurut Umar, nama Farawijayanto merupakan karangan pihak kepolisian saja. "Kalau sudah tahu ya ditangkap. Polisi kerjanya hanya bisa memperpanjang cerita saja," ujarnya saat berbincang dengan okezone, Senin (28/12/09).

Lagipula, lanjutnya, apa yang sudah terjadi dalam penangkapan teroris bukan keberhasilan Polisi. Polisi dalam melakukan penangkapan tidak pernah transparan.

"Orang langsung ditembak seenaknya saja," tukas Umar.

Mabes Polri, terungkap sedang memburu Farawijayanto sebagai salah seorang yang berpengaruh dalam jaringan teroris setelah Noordin tewas, setelah berhasil melakukan penangkapan terhadap mertua Noordin, Baridin alias Baharudin Latif alias Didin Bahrudin alias Usman di Desa Banyuasin, Cikelet, Palayaman, Garut Selatan, Jawa Barat, beberapa hari lalu.

Pria yang pernah tinggal di Perumahan Muria Indah, Kudus, Jawa Tengah, ini diduga memiliki hubungan dengan para tersangka teroris yang kini ditahan di Mapolda Jawa Tengah.(hri)

(M Budi Santosa)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement