Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Rubah Perak Penghusir Hama Tikus

Hermanto , Jurnalis-Kamis, 29 Juli 2010 |13:38 WIB
Rubah Perak Penghusir Hama Tikus
Foto: Reuters
A
A
A

BEIJING - Pemerintah China saat ini tengah mengembangbiakkan dan melatih 'pasukan' rubah perak yang dibeli dari sebuah peternakan untuk memerangi wabah tikus yang mengancam padang rumput yang luas.

Pemerintahan XInjiang membeli 20 rubah pada tahun 2004 dan semenjak itu berkembang hingga mencapai 284 dan sudah dilepaskan ke alam bebas.

"Rubah merupakan predator sempurna bagi binatang pengerat. Satu rubah bisa menangkap 20 tikus per hari. Saat ini populasi tikus sudah mulai menurun di beberapa wilayah," ujar pejabat pemerintah Ni Yifei seperti dilansir Reuters, Kamis (29/7/2010).

Populasi tikus meningkat karena kondisi cuaca yang kering dan mengancam sekira 5,5 juta hektar padang rumput.

Di salah satu lokasi di mana rubah itu dilepas, jumlah populasi tikus menurun hingga 70 persen.

Rubah perak memang biasa diternakkan di wilayah Xinjiang karena keunikan dari bulunya tersebut digunakan untuk membuat pakaian.

Sementara wilayah Xinjiang lainnya menggunakan serigala, elang, bahkan dengan ayam dan bebek untuk mengurangi populasi tikus tersebut.

(Rani Hardjanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement