MADRID - Militer Spanyol ambil lalu lintas udara negara tersebut pada hari Jumat 3 Desember malam waktu setempat. Hal ini disebabkan aksi mogok yang dilakukan pekerja bandara, yang membuat lalu lintas udara kacau.
Sekira enam jam aksi mogok tersebut berlangsung, segera tampak kekacauan terjadi di bandara Madrid dan Barcelona. Menurut Deputi Perdana Menteri Perez Rubalcaba pihak Kementerian Pertahanan telah mengambil alih lalu lintas udara nasional.
Panglima Angkatan Darat Spanyol akan memegang kendali penuh kewenangan untuk mengorganisir, perencanaan dan pengawasan serta pengedalian lalu lintas utara.
Meski pihak militer sudah diturunkan, tetap terjadi penundaan dari jalur penerbangan di bandara utama seperti Madrid dan Barcelona. Saat ini pihak militer belum dapat memberikan kapan bandara akan beroperasi dengan normal. Demikian dilansir Associated Press, Sabtu (4/12/2010).
Para pekerja bandara sendiri meninggalkan pos mereka menyusul tuntutan mereka mengenai perubahan kondisi kerja yang terus dinegosiasikan. Akibatnya ribuan calon penumbang tampak terlantar di bandara.
Aksi mogok ini juga terjadi setelah Pemerintahan Perdana Menteri Jose Luis Rodriguez Zapatero mengeluarkan aturan penghematan anggaran.
Aturan tersebut termasuk pemindahan kewenangan manajemen Bandara Madrid dan Barcelona kepada sektor swasta. Pemerintah juga bermaksud untuk melakukan privatisasi sebagian besar bandara di Spanyol.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari