JAKARTA - Tongkat setrum atau senter kejut yang tadi malam digunakan penjahat untuk menyerang seorang wanita berinisial SIP, warga Jalan Kebagusan Raya, Jakarta Selatan, ternyata banyak dijual bebas di kawasan Pasar Senen.
Berdasarkan penelusuran okezone ke beberapa toko aksesoris penjual alat-alat keamanan yang biasa dipakai satpam, polisi dan TNI, senter tersebut cukup mudah ditemukan. Umumnya para penjual menyediakan tiga pilihan senter kejut yang ukuran dan tegangan listrik yang dihasilkannya bervariasi.
Di salah satu toko misalnya, penjual menawarkan senter kejut paling kecil berukuran kurang lebih 10 sentimeter dengan kekuatan 1800 volt dengan harga Rp70-100 ribu. Namun, ada juga toko yang meminta Kartu Tanda Anggota TNI atau Polri jika ada pembeli yang menginginkan senter kejut ukuran paling besar yang dibanderol antara 250-500 ribu. Penjual juga kerap bertanya kepada pembeli mengenai keperluan penggunaan alat tersebut dibeli.
Para penjual tongkat setrum mengaku mendapatkan pasokan dari beberapa tempat di luar Jakarta. “Distributornya dari Bandung, Kudus dan ada juga dari (Pasar) Senen Jaya,” kata Tevy (21), salah seorang penjual di Kawasan Senen kepada okezone, Rabu (5/1/2011).
Seperti diberitakan, seorang pria menyerang SIP sekira pukul 23.15 WIB malam tadi di toilet perempuan Cafe Soho, Cilandak Town Square (Citos), Jakarta Selatan.
Menurut kakak korban Mohammad Irsyad Hakim, adiknya SIP (20), disetrum pelaku di bagian leher dan wajah, setelah terlebih dahulu dari belakang. Si pelaku nekat masuk ke toilet wanita saat sepi, menyekap mulut SIP dengan tangan kemudian mengunci leher sehingga sulit bergerak. Dia kemudian menyetrum SIP berkali-kali hingg lemas. (abe)
(Hariyanto Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.