SITUBONDO- Sebanyak 10 mahasiswa Universitas Negeri Malang hilang di Gunung Argopuro. Mereka diduga tersesat karena medan pendakian berkabut.
Peristiwa ini diketahui setelah salah seorang pendaki, Candra, menghubungi Tim SAR. Dalam percakapan telepon itu Candra melaporkan timnya tak tahu arah dan berpencar hingga menghilang.
Mengetahui informasi tersebut Tim SAR dari Kepolisian dan Tagana (Taruna Siaga Bencana) Situbondo langsung melakukan pencarian sejak Selasa siang kemarin.
Tim SAR juga membawa motor trail untuk mengevakuasi korban. Kapolsek Sumber, Malang, AKP Sukandar mengungkapkan, pihaknya juga mengerahkan tenaga terlatih yang mengenali medan untuk membantu pencarian.
Hingga Rabu (29/6/2011) dini hari pencarian belum membuahkan hasil.
Zainul, Ketua Tim Pencarian, mengatakan pihaknya sejauh ini memfokuskan pencarian di titik di mana Candra melaporkan posisi terakhirnya. Para mahasiswa tersebut mendaki melalui Pos Bremi, Probolinggo.
Diduga, karena tidak mengerti alur dan medan berupa kabut tebal, mereka kemudian tersesat dan hilang.
10 mahasiswa itu adalah Candra, Meri, Irwan, Eri, Didik, Wulan, Niva, Putri, Nurin, dan Mendi. Mereka mulai mendaki Gunung Argopuro pada Sabtu 25 Juni dan dilaporkan hilang pada Selas kemarin.
(Anton Suhartono)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.