Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Kapal Costa Concordia Karam

Kapten Costa: Perusahaan Menyuruh Saya Mendekati Pulau

Fajar Nugraha , Jurnalis-Kamis, 26 Januari 2012 |08:45 WIB
Kapten Costa: Perusahaan Menyuruh Saya Mendekati Pulau
Kapten kapal Costa Concordia Francesco Schettino (Foto: AP)
A
A
A

GIGLIO - Kapten kapal pesiar Costa Concordia mengaku dirinya disuruh oleh para manager perusahaan operator kapal pesiar itu, untuk mendekati wilayah peraian dangkal Italia. Perintah ini yang menurutnya menyebabkan kapal mewah itu karam.


Suratkabar La Republica mempublikasikan transkrip dari pembicaraan Kapten Francesco Schettino dengan seseorang yang hanya diidentifikasi sebagai Fabrizio.
Kapten Schettino mengindikasikan Fabrizio sebagai salah satu manajer perusahan Costa Crociere yang menjadi operator Costa Concordia.

"Fabri...siapa pun yang ada di posisi saya tentunya tidak akan merasa nyaman dengan menyuruh menuju ke sana (laut dangkal dekat Pulau Giglio)," ucap Schettino dalam pembicaraan yang direkam saat ditahan, seperti dikutip Reuters, Kamis (26/1/2012).

"Memang ada karang di sana, tetapi tidak terdeteksi dengan instrumen di dalam kapal. Saya pun berlayar ke arah itu demi memuaskan manajer," jelasnya.

Pembicaraan itu sepertinya direkam tanpa sepengetahuan dari Schettino. Sementara pihak kantor kejaksaan mengatakan bahwa transkrip rekaman itu memang asli. 

Mendengar rekaman itu, pengacara dari kapten berusia 52 tahun itu meminta agar klien tidak dijadikan kambing hitam yang menyebabkan 16 jiwa tewas. Sedangkan para penyelidik mengatakan, Schettino membawa kapal seberat 114,500 ton itu mendekati hingga 150 wilayah pantai Pulau Giglio untuk melakukan ritual salut.

Sementara pihak perusahaan yang diwakili oleh Direktur Costa Cruciere, Pier Luigi Foschi mengaku bahwa membawa kapal pesiar mendekati pantai memang diizinkan dengan kondisi tertentu. Menurutnya hal ini sudah biasa dilakukan oleh perusahaan kapal pesiar lainnya.

"Atas kasus ini, pihak perusahaan tidak mengetahui manuvernya (Schettino)," jelas Foschi di hadapan Senat Italia.

Schettino saat ini tengah menjalani tahanan rumah dan dianggap bersalah membawa kapal itu mendekati Pulau Giglio. Dirinya diancaman dakwaan pembunuhan dan meninggalkan kapal sebelum evakuasi terhadap 4.234 penumpang dilakukan. 

(Fajar Nugraha)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement