BOGOR - Kisruh di tubuh Partai Demokrat belakangan terakhir menarik perhatian masyarakat. Bukan karena sejumlah prestasi yang diraih, melainkan digoyangnya posisi Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum lantaran diduga menerima aliran dana dari proyek wisma altet SEA Games dan sejumlah proyek lainnya.
Belum selesai berita miring yang ditujukan kepada Anas, KPK menetapkan Wakil Sekjen Demokrat Angelina Sondakh sebagai tersangka dalam kasus wisma atlet SEA Games. Kisruhnya pemberitaan terhadap kadernya, banyak pihak menyarankan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat untuk turun langsung menangani kekisruhan tersebut.
Setelah beberapa pekan, akhirnya SBY angkat suara terkait partainya. Hal itu diakui SBY setelah dirinya mendapat saran dan masukan dari para pendiri Partai Demokrat.
“Setelah bertemu dengan saya, para pendiri dan deklarator Partai Demokrat telah menyampaikan hal-hal penting. Beliau-beliau menyampaikan keprihatinan atas masalah yang dihadapi Partai Demokrat, utamanya atas ulah atau perilaku dari sejumlah kader di Partai Demokrat. Mereka menyarankan kepada saya sebagai founding father untuk membenari dan menyelamatkan Partai Demokrat ke depan,” kata SBY dalam jumpa pers di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/2/2012).
SBY mengaku terharu pada para pendiri dan deklarator Demokrat yang terpanggil hatinya untuk melakukan sesuatu untuk partai yang dulu didirikannya. SBY mengungkapkan salah satu kesimpulan yang dia temukan atas kasus yang menjerat partainya adalah karena rusaknya moral para kader.
“Bahwa masih ada kader Partai Demokrat sekarang ini yang benar-benar tidak menjalankan dan keluar dari nilai-nilai serta prinsip yang dijalankan oleh Partai Demokrat yang kami gagas dulu ketika kami mendirikan, baik itu yang berkaitan etika moral, dan politik,” paparnya.
(Insaf Albert Tarigan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.