Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemerintah Diminta Tegas Melawan Kampanye Hitam LSM Asing

K. Yudha Wirakusuma , Jurnalis-Senin, 19 Maret 2012 |01:31 WIB
Pemerintah Diminta Tegas Melawan Kampanye Hitam LSM Asing
A
A
A

JAKARTA-  Wakil Ketua Fraksi PAN Viva Yoga Mauladi meminta agar pemerintah tak malu untuk mencontoh Australia, dalam melawan kampanye hitam yang dilakukan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Asing.
 
“Pemerintah harus meniru langkah tegas Australia yang akan melawan segala bentuk kampanye negatif LSM asing di bidang ekonomi. Kita harus ingat sudah banyak negara yang menolak kehadiran LSM asing yang bergerak dibidang lingkungan seperti Cina, dan Kanada. Pemerintah Indonesia sudah berani tegas, SBY sendiri sudah memberi warning keras kok,’’ kata Viva, di Jakarta, Sabtu, (18/3/2012).

Kampanye LSM asing, yang dibungkus dengan misi lingkungan di Indonesia sangat mencurigakan dan mendikte pemerintah. Tidak heran banyak kalangan yang menilai LSM asing tersebut merupakan kaki tangan asing yang sengaja disusupkan dengan tameng penyelamatan lingkungan.

‘’Dalam persaingan global sangat mungkin menjadi motif masuknya LSM asing untuk merontokkan perekonomian Indonesia. Apalagi, data lingkungan yang dirilis LSM asing sering ngawur karena bukan berdasarkan hasil penelitian,’’ tegasnya.

Seperti yang diketahui Presiden Susilo Bambang Yuhoyono (SBY) meminta agar Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berbendera asing menghargai kedaulatan Republik Indonesia (RI). Orang nomor satu negeri ini mencium ada pihak luar negeri termasuk LSM internasional yang sangat aktif menyoroti keadaan lingkungan Indonesia.

"Harapan dan pesan saya, janganlah mengobrak-abrik seluruh Indonesia ini, seolah-olah di negeri kita tidak ada negara, tidak ada pemerintah dan tidak ada rakyatnya," tegas SBY di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis 22 Desember lalu.(kyw)

(Ahmad Dani)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement