Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polisi India tembak mati 17 pejuang Maoist

Yesi Syelvia , Jurnalis-Jum'at, 29 Juni 2012 |16:17 WIB
Polisi India tembak mati 17 pejuang Maoist
Pemberontak Maoist (BBC)
A
A
A

Sindonews.com - Kamis malam (28/6) polisi India terlibat kontak senjata dengan pemberontak Maoist di distrik Bijapur, negara bagian Chhattisgarh, India.  17 orang pejuang Maoist tewas tertembak.
 
Sementara itu enam paramiliter India yang tergabung dalam Central Reserve Police Force (CRPF) menderita luka-luka akibat insiden ini.
 
Kontak senjata antara CRFT dengan pejuang Maoist pecah saat CRFT melakukan penyisiran di hutan Basaguda.  Seorang polisi senior di Bijapur, Prashant Agarwal mengatakan, dalam operasi penyisiran tersebut, CRFT berhasil menemukan sejumlah senjata dan amunisi.
 
Namun, seperti dilansir dalam BBC.co.uk Jumat (29/6/2012), penduduk lokal mengatakan sebgaian besar penduduk yang merupakan suku-suku lokal telah memprotes tindakan polisi tersebut. Mereka menuduh CRFT menyerang penduduk sipil, bukan geriliyawan.
 
Perdana Menteri India, Manmohan Singh menggambarkan keberadaan kelompok Maoist sebagai tantangan keamanan terbesar bagi pemerintah India.
 
Di sisi lain, pejuang Maoist yang tersebar di tiga distrik, menganggap mereka berjuang untuk membela hak-hak petani miskin dan buruh.
 
 
 

(Hariyanto Kurniawan)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement