Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PM Gillard: Australia Bekerja Keras Atasi Pencari Suaka

Khairisa Ferida , Jurnalis-Minggu, 01 Juli 2012 |13:57 WIB
PM Gillard: Australia Bekerja Keras Atasi Pencari Suaka
Kapal yang mengangkut para pencari suaka (Foto: ABC)
A
A
A

CANBERRA - Perdana Menteri Australia Julia Gillard meyakinkan Indonesia, pemerintahannya bekerja keras demi mencegah penyelundupan manusia. Pernyataan Gillard itu muncul di tengah kebuntuan politik kedua negara dalam mengatasi kasus para pencari suaka.

Gillard kabarnya akan bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Darwin, Australia, pada Senin 2 Juli mendatang. Terkait dengan pertemuannya dengan Presiden Yudhoyono, Gillard menegaskan penting untuk membangun kepercayaan dari Pemerintah Indonesia, bahwa Australia tengah berusaha keras mencari solusi masalah ini.

"Saya akan mengatakan kepada Presiden Yudhoyono, bahwa Australia masih bekerja dan terus bekerja untuk mencari jalan keluar. Beberapa kali Saya sampaikan kepada Presiden Yudhoyono bahwa kedua negara memiliki hubungan yang kuat, dan akan sangat tidak adil jika kita melihat hubungan ini sebatas pada isu penyelundupan manusia saja," ujar Gillard yang dikutip AFP Minggu, (1/6/2012).

Isu penyelundupan manusia yang juga melibatkan para pencari suaka ini kembali mencuat, setelah lebih dari 90 orang dikabarkan tewas dalam dua insiden berbeda ketika berusaha mencapai Christmas Island, Australia.

Sebagai wujud kebijakan pemerintahannya, Perdana Menteri Julia Gillard telah membentuk sebuah komite yang diketuai oleh mantan Panglima Angkatan Bersenjata Australia, Angus Houston, demi mencari solusi atas kasus pencari suaka ini. Namun, menurut Ketua Oposisi Australia Tony Abbott, langkah Gillard itu tidak akan berguna dalam mengatasi isu ini.

Pemerintah Australia sebelumnya telah mengusulkan agar para pencari suaka ini dialihkan ke Malaysia, namun usul itu ditolak oleh oposisi, mengingat Malaysia belum menandatangani konvensi pengungsi PBB.

Selama ini sejumlah pencari suaka dilaporkan menempuh perjalanan berbahaya ke Australia dengan menggunakan perahu seadanya. Kebanyakan dari mereka transit di Indonesia sebelum akhirnya menempuh perjalanan ke Negeri Kanguru.

Australia dikenal sebagai tujuan populer bagi kapal yang membawa para pencari suaka dari Afghanistan, Irak, Sri Lanka, dan sejumlah negara-negara kecil lainnya yang dilanda peperangan.

Sepanjang 2012 saja tercatat lebih dari 5.100 kapal pencari suaka berhasil mencapai wilayah Australia. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat.

(Rani Hardjanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement