DPRD Desak KPU Depok Gelar Pemilukada Ulang

Marieska Harya Virdhani, Okezone · Senin 16 Juli 2012 15:58 WIB
https: img.okezone.com content 2012 07 16 501 664028 5sBNYICZ4x.jpg Nur Mahmudi Ismail

DEPOK- DPRD Depok mendesak KPU Kota Depok Depok menyelenggarakan pemilukada ulang pascaputusan Mahkamah Agung (MA) yang membatalkan Surat Keputusan KPU Kota Depok tanggal 24 Agustus 2010 tentang Penetapan Pasangan Calon dan Nomor Urut Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok dalam pilkada lalu,

“Terkait putusan MA itu sudah jelas dan harus diadakan pemilukada ulang. Tidak ada masalah meskipun waktunya sudah berlangsung dua tahun kepemimpinan Nur Mahmudi Ismail- Idris Abdul Somad. Ini kan ketetapan hukum dan harus dijalankan,” ujar Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Depok Babai Suhaimi, Senin (16/7/2012).

Babai menilai, dengan putusan MA tersebut maka diwajibkan pemilukada ulang. Pasalnya, putusan hukum harus dijalankan. Selain itu, pihak KPU Kota Depok sebagai penyelenggara pemilukada dan yang meminta hasil keputusan itu.

 

Menurutnya, KPU Kota Depok harus bertanggungjawab dan harus menyelenggarakan pemilukada ulang.  “KPU Kota Depok yang harus meminta keluarnya putusan MA. Jadi harus bertanggungjawab dalam penyelenggaraan pemilukada ulang,” tuturnya.

Menurutnya, tidak menjadi masalah masa berjalannya  pemerintahan beberapa tahun. Bahkan, masa empat tahun berjalanpun bisa dilakukan pemilukada ulang.

“Kalau KPUD tidak mau bertanggungjawab, kita akan tuntut secara hukum. Karena ini, adalah keputusan hukum dan harus dijalankan,” terangnya.

Sebelumnya Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok terkait Pemilukada Depok tahun 2010 yang menghasilkan wali kota incumbent Nur Mahmudi Ismail dengan pasangannya Idris Abdul Somad. Pengajuan kasasi tersebut digugat oleh kubu calon Wali Kota Depok yang kalah, Badrul Kamal.

 

Gugatan tersebut menyoal dukungan ganda Partai Hanura terhadap Badrul Kamal dan Yuyun Wirasaputra ke PTUN Jawa Barat. PTUN pun memenangkan kubu Badrul. Sementara KPU Kota Depok melayangkan kasasi ke MA.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini