SURABAYA - Setelah melakukan kerjasama dengan Rajamangala University of Technology Tanyaburi Thailand (RMUTT), kali ini Universitas Bhayangkara (Ubhara) menambah kerjasama dengan tiga universitas di Negeri Gajah Putih tersebut. Tiga Kampus tersebut adalah Burapha University, Chiang Ray University dan Chiang Mai University.
"Sejumlah kampus di Thailand itu nanti akan mendukung program kelas internasional di Ubhara," kata Humas Ubhara Surabaya M Fadeli, di kampus Ubhara, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Senin (13/8/2012).
Fadeli menjelaskan, kelas internasional yang ada saat ini sudah berjalan sejak satu tahun lalu. Di kelas tersebut sejumlah mahasiswa melakukan program dual degree. Artinya, pada semester tujuh mereka akan melanjutkan kuliah di Universitas Rajamangala. Para mahasiswa yang berangkat ke luar negeri ini juga mendapatkan bea siswa dari Biro Perencanaan Kerjasama Luar Negeri (BPKLN) Kemendikbud.
"Sudah ada 126 Mahasiswa yang ke Thailand dengan beasiswa BPKLN. Nantinya, jumlah ini akan bertambah seiring kerjasama dengan tiga universitas lagi di Thailand," tutur pria berkacamata ini.
Fadeli juga menyebut, sejak program internasional tersebut dibuka satu tahun lalu, pertukaran mahasiswa masih belum berjalan sepenuhnya. Hingga saat ini baru pihak Ubhara yang mengirimkan mahasiswanya ke kampus Rajamangala, sementara lima mahasiswa dari Universitas Rajamangala yang akan berkuliah di Ubhara baru akan tiba September mendatang.
Dia mengimbuh, sejumlah program studi (prodi) yang masuk dalam kelas International adalah Manajemen, Teknik Elektro, Teknik Sipil dan Informatika. Bagi mahasiswa baru di Ubhara akan dilakukan dua kali tes, yakni tes untuk masuk ke kampus Ubhara dan tes untuk masuk ke kelas internasional.
"Tentunya pertukaran ini akan berlanjut. Bahkan ke depan juga akan ada program untuk dosen-dosen," ujar Fadeli seraya menyebut MoU dengan tiga universitas itu akan dilakukan pada 29 Agustus mendatang di Thailand.
Program untuk dosen ini, adalah permintaan untuk mengajar Bahasa Indonesia di Thailand. "Program ini merupakan bagian dari suksesnya ASEAN Community yang menargetkan bahasa Indonesia akan menjadi bahasa ASEAN," tukasnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.