Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Presiden Yaman Dukung Bombardir Pesawat Tak Berawak AS

Aulia Akbar , Jurnalis-Sabtu, 29 September 2012 |15:22 WIB
Presiden Yaman Dukung Bombardir Pesawat Tak Berawak AS
Foto : Presiden Yaman Abd Rabbo Mansour Hadi (USA Today)
A
A
A

WASHINGTON - Presiden Yaman Abd Rabbo Mansour Hadi memberikan dukungan terhadap operasi pesawat pengebom tak berawak Amerika Serikat (AS) di Yaman. Hadi juga berniat untuk memperkuat kerja sama kontra-terorisme Yaman dan AS.

Saat berkunjung ke AS, Hadi berpidato di Woodrow Wilson International Center for Scholar. Hadi mengatakan, pesawat tak berawak milik AS sanggup menggantikan jet tempur buatan Soviet yang merupakan senjata Angkatan Udara Yaman.

"Pesawat itu akan membidik targetnya dengan sangat tepat, bila kau bisa memanfaatkannya," ujar Hadi, seperti dikutip New York Times, Sabtu (29/9/2012).

Hadi pun mengatakan, kecanggihan sistem elektronik pesawat pengebom itu tidak bisa dibandingkan dengan akal sehat manusia. Hadi sama sekali tidak mengutarakan adanya keberatan atau kekhawatiran mengenai operasi pesawat tak berawak itu.

Pada 2009 lalu, Yaman yang masih dipimpin oleh Ali Abdullah Saleh mengizinkan operasi kontra-teror AS. Saleh menjadi salah satu mitra penting AS di Timur Tengah dan ketika Saleh mundur dari jabatannya, AS tidak kehilangan sosok sahabat yang sama seperti Saleh.

Presiden Barack Obama turut mengutarakan rasa terima kasihnya pada Hadi yang sudah melindungi Kedutaan Besar AS dari serangan demonstran, beberapa pekan yang lalu. Meski kantor Kedubes AS di Yaman diserbu, tidak ada korban jiwa yang muncul dalam insiden itu.

Seperti diketahui, situasi di Yaman masih dinilai cukup rawan, hal itu disebabkan eksistensi militan Al Qaeda. Al Qaeda juga sudah menguasai dua provinsi Yaman, Abyan dan Shabwa.

(Aulia Akbar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement