Ruhut: Mahfud Jangan Menari di Atas Mayat Kawan

Stefanus Yugo Hindarto, Okezone · Senin 03 Desember 2012 07:28 WIB
https: img.okezone.com content 2012 12 03 339 726326 tTVyb7qHnv.jpg Ruhut Sitompul (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA- Pernyataan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD tentang kebobrokan semua unsur negara, mulai dari legislatif, eksekutif, dan Yudikatif menuai kritikan. Mahfud diminta agar tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan kontroversial.

"Semua sudah tahu, Mahfud MD itu punya cita-cita menjadi calon presiden, pernyataan itu hanya untuk pencitraan saja," kata Ketua DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul kepada okezone, Senin (3/11/2012).

Dikatakan Ruhut, upaya pencitraan yang dilakukan Mahfud MD sebaiknya tak perlu menyinggung atau merendahkan yang lain. "Kalau mau pencitraan, Mahfud jangan menari di atas mayat kawan-kawan," kata Ruhut.

seperti diwartakan, Mahfud MD menyinggung pentingnya peran media dalam mendorong terciptanya kehidupan demokrasi yang sehat di Indonesia. Sebab menurutnya sampai saat ini seluruh unsur negara telah bobrok karena berbagai skandal, misalnya kasus korupsi.

"Lembaga Kementerian rusak, Legislatif Bobrok, Eksekutif rusak. Yudikatif lebih gila lagi, lebih rusak lagi. Lebih gila lagi ada jual beli perkara," kata Mahfud.

Oleh sebab itu, Mahfud menilai jika pers memiliki peranan penting untuk membersihkan negara Indonesia dari kebobrokan yang disebabkan oleh unsur negara tersebut. "Yang paling bagus itu adalah pers. Pers yang berikan pupuk pada kehidupan demokrasi kita. Sesuatu yang tidak bisa diselesiakan legislatif, eksekutif, dan yudikatif bisa diselesaikan pers," terangnya.

(ugo)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini