Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Penembakan Sekolah Dasar

Tahun Depan, Obama Upayakan Pengendalian Senjata

Fajar Nugraha , Jurnalis-Kamis, 20 Desember 2012 |09:24 WIB
 Tahun Depan, Obama Upayakan Pengendalian Senjata
Obama ketika tiba di kota Newton (Foto: AFP)
A
A
A

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama bersumpah untuk mendesak proposal aturan pengendalian senjata yang lebih ketat tahun depan. Hal ini terkait dengan insiden penembakan di sekolah dasar di Connecticut.

Kematian 26 orang di Sekolah Dasar Sandy Hook, Newton, Connecticut menjadi pemicu kemarahan warga atas makin luasnya peredaran senjata di Negeri Paman Sam. Rakyat AS wajar marah dengan keadaan ini, karena dari 26 jiwa yang tewas, 20 di antaranya adalah anak-anak yang berusia enam hingga delapan tahun.

"Saya tahu ini isu yang kompleks yang memicu perbedaan politik dan pandangan. Tetapi faktanya masalah kompleks ini tidak bisa menjadi alasan untuk tidak melakukan apapun," ujar Obama, seperti dikutip Reuters, Kamis (20/12/2012).

Obama menambahkan, sebagian besar rakyat Amerika mendukung pelarangan penjualan senjata serbu seperti keluaran militer. Selain itu, Obama juga yakin bahwa rakyat inginkan pelarangan amunisi dengan spesifikasi tinggi dan menginginkan pemeriksaan latar belakang, sebelum seseorang membeli sebuah senjata.

"Pengendalian senjata tidak menjadi salah satu solusi dari masalah ini. Warga AS akan mendapatkan akses lebih mudah untuk perawatan kejiwaan. Bahkan lebih mudah daripada akses kepemilikan senjata," tuturnya.

Obama pun mendesak pihak Kongres AS untuk segera meloloskan aturan baru mengenai pengendalian senjata, tahun depan. Obama mengatakan, isu peredaran senjata tidak akan lagi diabaikan.

Tetapi merubah aturan itu akan sulit dihadapi oleh Obama. Selama ini pihak yang selalu menentang perubahan aturan peredaran senjata adalah Partai Republik. Mereka terus menolak aturan pengetatan peredara senjata yang baru.

(Fajar Nugraha)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement