Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kebijakan Duduk Ngangkang di Sepeda Motor, Tak Masuk Akal

Salman Mardira , Jurnalis-Rabu, 02 Januari 2013 |17:51 WIB
Kebijakan Duduk <i>Ngangkang</i> di Sepeda Motor, Tak Masuk Akal
Ilustrasi wanita naik motor (Foto: Feri U/okezone)
A
A
A

ACEH- Kebijakan Pemkot Lhokseumawe yang melarang wanita duduk ngangkang di sepeda motor menimbulkan polemik. Warga, khususnya kaum wanita, memprotes kebijakan tersebut.

Nanda, seorang mahasiswi Universitas Malikussaleh (Unimal) Lhokseumawe, menilai, kebijakan itu justru mengekang kebebasan para perempuan, tidak modern dan bisa mengganggu keselamatan berkendaraan.

"Kalau dulu perempuan jarang berkendara sepeda motor, tapi inikan zaman modern. Tidak masuk akal," sebutnya, Rabu (2/1/2013).

Menurutnya, bila memakai rok saat duduk di belakang mengangu kesimbangan sepeda motor, karena harus duduk menyamping.

"Kalau mau menerapkan syariat Islam, sebaiknya jangan urus perempuan duduk di sepeda motor," tuturnya.

Sementara itu, Guru Besar Ilmu Fiqih Fakultas Syriah IAIN Ar Ranirry, Al Yasa Abubakar, menilai dalam Islam tidak ada aturan perempuan harus pakai rok dan laki-laki memakai jeans.

"Tidak ada aturannya itu (perempuan pakai rok,red), kecuali memakai ketat dan membentuk lekuk tubuh," tegasnya.

Menurutnya laki-laki saja memakai sarung dan bentuknya menyerupai rok. "Dalam hadis dinyatakan jangan sampai orang sulit membedakan antara laki-laki dan perempuan," sebutnya.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement