Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hizbullah: Ariel Sharon Raja Terakhir Israel

Aulia Akbar , Jurnalis-Senin, 28 Januari 2013 |12:02 WIB
Hizbullah: Ariel Sharon Raja Terakhir Israel
Foto : Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah (AP)
A
A
A

BEIRUT - Pemimpin Hizbullah Syekh Hassan Nasrallah mengatakan, Pemilu Israel tidak menghasilkan "koalisi yang kuat." Nasrallah pun menyebut mantan Perdana Menteri Israel Ariel Sharon sebagai "raja terakhir Israel."

"Pada pekan lalu, Pemilu Parlemen Israel menunjukkan bahwa kepemimpinan politik mereka mengalami degradasi. Tidak ada partai kuat yang muncul," ujar Nasrallah, seperti dikutip Jerusalem Post, Senin (28/1/2013).

"Mantan Perdana Menteri Ariel Sharon adalah 'raja terakhir bagi Israel'," tegasnya dalam pidatonya untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad.

Nasrallah pun terus menyuarakan pentingnya perlawanan untuk mengakhiri pendudukan Israel. Nasrallah mengajak warga Palestina di Tepi Barat untuk belajar banyak dari saudara-saudara mereka yang ada di Gaza.

Dalam pidatonya, Pemimpin Hizbullah itu menyinggung Operasi Pillar Pertahanan yang digelar Israel untuk menggempur Jalur Gaza pada November 2012. Seperti diketahui, operasi bombardir itupun menewaskan Pemimpin Sayap Militer Hamas Ahmed al-Jaabari.

Bersamaan dengan itu, wakil Nasrallah, Naim Qassem juga ikut berkomentar dalam menyikapi Pemilu Israel. Qassem menilai, Israel sudah kalah perang sejak Perang Israel dan Lebanon 2006 dan Perang Gaza.

"Warga Israel melakukan pemungutan suara dan beberapa orang warga lainnya menunggu untuk menyaksikan pemenangnya. Hizbulah tidak ingin menunggu hasil pemilu itu, karena kami yakin bahwa Israel sudah kalah. Hasilnya sudah muncul pada Juli 2006," ujar Qassem.

"Ini artinya, proyek Israel pelan-pelan jatuh ke dalam jurang dan di sinilah, kami akan tetap teguh untuk menghadapi proyek mereka," tutupnya.

(Aulia Akbar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement