Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tidak Pernah Direnovasi, Dua Ruang Kelas SD Roboh

Saladin Ayyubi , Jurnalis-Senin, 11 Februari 2013 |09:59 WIB
Tidak Pernah Direnovasi, Dua Ruang Kelas SD Roboh
Siswa berada di reruntuhan dua kelas SDN Kalicupak Lor (foto: Saladin/Sindo TV)
A
A
A

BANYUMAS - Dua ruang kelas SD Negeri Kalicupak Lor, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Sabtu 9 Februari 2013, roboh. Sejak berdiri pada 1980, gedung tersebut tidak pernah direnovasi karena tidak ada bantuan dana dari pemerintah setempat.

Sekira tujuh siswa berseragam merah putih berada di puing-puing bangunan kelas yang roboh. Di antara kayu dan genteng yang berserakan di lantai, mereka mencari buku pelajaran dan alat sekolah lainnya yang masih bisa digunakan.

Kepala SDN Kalicupak, Tofur, mengaku tidak ada korban jiwa akibat peristiwa itu. Saat kelas roboh, para siswa belum memasuki kelas, sehingga mereka terhindar dari bahaya. "Alhamdulillah, guru dan anak-anak tidak ada yang jadi korban," ujar Tofur, Senin (11/2/2013).

Dia menerangkan, bangunan berusia 33 tahun memang tidak pernah diperbaiki karena keterbatasan dana. Sementara pengajuan bantuan belum juga mendapat tanggapan meski petugas Dinas Pendidikan Banyumas sudah melakukan peninjauan.

“Dari tahun 1980 berdiri hingga sekarang belum ada dana rehabilitasi, pernah sekali hanya diganti kayu yang rapuh pada atap sebagian saja, namun karena kondisi cuaca dan kondisi bangunan yang lapuk menyebabkan atap roboh,” terang Tofur.

Ruang kelas yang masih berdiri kondisinya tak kalah mengenaskan. Seluruh plafon kelas ambrol dan dinding berlobang termakan usia. Ruang kelas tersebut kini tidak digunakan lagi demi keselamatan para siswa dan guru.

Sehingga, para siswa terpaksa mengkuti proses belajar di musala dan ruangan di dekat dapur rumah dinas yang berada di areal sekolah. "Kondisi yang gelap dan sempit ini tentu saja membuat siswa tidak nyaman belajar," keluhnya.

Dia berharap, pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan terhadap sekolah tersebut. "Sejak sekolah ini roboh, belum ada bantuan sama sekali untuk menyingkirkan puing-puing bangunan. Dinas terkait juga belum meninjau kemari," pungkasnya.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement