JAKARTA - Langkah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), melounching akun Twitter pribadinya, @SBYudhoyono dinilai terlambat. Hal tersebut lantaran masyarakat sudah tidak percaya dengan sikap dan Ucapan SBY.
"Rakyat sekarang suka yang terbuka dan keterusterangan dan bukan kalimat manis yang penuh balutan kepalsuan," Direktur Indonesian Constitutional Watch (Icon Watch), Razman Arif Nasution, dalam pesan singkatnya kepada Okezone, Minggu (14/4/2013).
Tahun 2013 adalah tahun politik, sehingga segala upaya dilakukan agar secara politik, SBY tetap diperhitungkan, terutama setelah menjadi Ketum Demokrat. "SBY sekarang sudah tersadar bahwa rakyat selama ini tidak puas dengan bahasa-bahasa klise yang berjanji manis, tanpa realisasi dan sudah tersadar-sesadar-sadarnya," terangnya.
Bahwa pembantunya di Kabinet dan juga petinggi Demokrat, selama ini hanya membuat laporan yang Asal Bapak Senang (ABS). Selama ini yang menjadi karakter SBY, yang suka menerima masukan yang penuh pujian.
"Bahwa SBY memang dalam dua minggu terakhir kerap melakukan aktifitas, yang seolah mendekat dengan rakyat. SBY mencoba memamerkan masakan nasi gorengnya, begitu dengan akun Twitter-nya untuk menyapa masyarakat secara langsung," tukasnya.
(K. Yudha Wirakusuma)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.