Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diberi Nomor Urut Besar, Kader PD Kecewa

K. Yudha Wirakusuma , Jurnalis-Rabu, 24 April 2013 |19:03 WIB
Diberi Nomor Urut Besar, Kader PD Kecewa
Ilustrasi penyerahan Daftar Caleg Sementara (DCS) (Foto: Feri U/okezone)
A
A
A

JAKARTA - Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat (PD), Ajeng Ratna Suminar mengaku kecewa mendapatkan Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar II dengan nomor urut dua. Sebab didapil yang sama, nomor urut satu diisi oleh kader baru.

"Kecewa, namanya juga manusia, itu wajar saja," kata Ajeng, saat dihubungi, Rabu (24/4/2013).

Namun, Ajeng mengaku tidak marah dengan hal tersebut. Dia melihat bahwa dirinya seolah-olah tak dihargai oleh partai berlambang bintang mercy ini. "Kok orang baru, masuk nomor satu. Saya kan sudah lebih lama bangun partai. Tapi saya tidak berontak," ungkapnya.

Seharusnya, kata Ajeng, PD melihat bahwa dia adalah kader perempuan dan mampu diutamakan, bukan malah orang baru yang tiba-tiba duduk nomor satu."Seharusnya partai mampu hargai kader perempuan," tegasnya.

Dalam kesempatan terpisah Pengamat politik Arya Fernandez mengatakan, seharusnya calon legislatif incumbent seharusnya diprioritaskan untuk mendapatkan nomor urut cantik saat mendaftar diri menjadi caleg. "Kalau dia incumbent seharusnya dapat prioritas, nomor cantik,"kata Arya saat dihubungi.

Pertimbangannya, kata Arya, pendatang baru belum berpengalaman, dan incumben berpengalaman. "Pertimbangan lain memiliki popularitas dan kekuatan finansial," terangnya.

Lebih lanjut, Arya menambahkan, wajar saja dalam setiap kompetisi, ada kelompok tersingkir. "Merasa menang, merasa ego kuat, bisa menentukan dapil stategis. Nomor urut caleg hanyalah dalam psikologis," tutupnya.

(K. Yudha Wirakusuma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement