BERLIN - Kota-kota di bagian timur Jerman kini berada dalam status waspada, setelah 10 orang dilaporkan tewas akibat banjir yang menerjang negara-negara Eropa. Kanselir Jerman Angela Merkel juga siap menyediakan dana senilai ratusan Euro untuk menanggulangi banjir.
Tepat pada hari ini Kota Regensburg menetapkan status darurat, begitu pula di Dresden. Ketinggian air di wilayah itu dinyatakan lebih tinggi ketimbang banjir yang terjadi 2002 silam. Demikian, seperti diberitakan BBC, Selasa (4/6/2013).
Luapan Sungai Danube saat ini dinyatakan sebagai luapan tertinggi yang pernah terjadi sejak 1501. Di Passau, kapal-kapal feri pun bisa terlihat sejajar dengan perumahan warga.
Jerman langsung mengerahkan militernya untuk membantu penanggulangan banjir. Merkel juga mulai melakukan kunjungan ke daerah-daerah yang dilanda banjir seperti di Bavaria, Saxony dan Thuringia dengan menggunakan helikopter.
Banjir yang melanda Eropa terbukti sudah menewaskan tujuh orang di Praha, Ceko. Beberapa kota di negara Eropa Timur itu juga terancam terserang banjir maut. Pemerintah Ceko langsung menetapkan kondisi darurat di seluruh wilayah karena khawatir, ketinggian air akan mengalami peningkatan.
Sekira 3 ribu warga Ceko dikabarkan harus meninggalkan rumahnya. Pemerintah Ceko terpaksa menutup beberapa sektor transportasi karena bencana tersebut.
Untuk saat ini, beberapa jalan raya di wilayah Eropa Tengah juga ditutup. Sektor transportasi kereta api terpaksa tidak beroperasi dan ribuan perumahan warga tidak dialiri listrik.
Di Austria, badan meteorologi negara tersebut melaporkan bahwa hujan deras akan turun selama dua hari. Banjir serupa juga dirasakan di Austria dan sudah menewaskan dua orang warga.
(Aulia Akbar)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.