Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Animasi Muslim Kreasi Pakistan (1)

Burka Avenger Animasi Liberal Buatan Pakistan

Fajar Nugraha , Jurnalis-Sabtu, 10 Agustus 2013 |14:03 WIB
Burka Avenger Animasi Liberal Buatan Pakistan
Animasi Burka Avenger (Foto: Newsweek Pakistan)
A
A
A

ISLAMABAD - Animasi Barat kali ini mendapatkan saingan dari Pakistan. Animasi bernama Burka Avenger, saat ini tengah digandrungi di Pakistan.

Seri animasi ini sudah mendapatkan fans sebanyak 20.000 orang di halaman Facebooknya. Selain itu, Burka Avenger juga memanjakan penggemar mereka dengan permainan ponsel, musik dan kaos.

Kisah dari Burka Avenger ini cukup menarik. Tayang perdana di televisi pada 28 Juli, serial ini mengisahkan seorang guru perempuan yang menggunakan burka atau penutup aurat hingga wajah yang memerangi kejahatan. Demikian diberitakan Associated Press, Sabtu (10/8/2013).

Serial berbahasa Urdu itu, merupakan buah kreasi dari ikon pop Pakistan Aaron Haroon Rashid. Dirinya juga menyanyikan lagu tema berbahasa Inggris berjudul "Lady in Black". Lagu tersebut terinspirasi oleh serangan terhadap aktivis remaja Malala Yousafzay oleh Taliban. Namun Malala berhasil melawan Taliban dengan membawa kisahnya ke dunia internasional.

Animasi yang dibuat dengan matang ini menceritakan petualangan Jiya yang dikenal sebagai guru pendiam. Namun dirinya terpanggil untuk melawan para pelaku kejahatan di wilayahnya serta wilayah dekat sekolah yang diajarnya.

Bersenjatakan hanya dengan buku dan pena beserta berbagai jenis ilmu bela diri, Jiya berhasil menumpas kejahatan yang mengancam warga. Namum meski menggunakan burka hitam dalam aksinya, Jiya dikisahkan justru tidak mengenakan burka apapun di hari biasa.

Dari segi burka ini dimana  justru mengundang kontroversi di Pakistan. Banyak pihak mempertanyakan apakah burka bisa dianggap sebagai sesuatu yang keren dan menjadi contoh pahlawan bagi anak-anak.

Salah satu yang mempertanyakan Burka Avenger adalah bloger feminis Pakistan, Bina Shah. Menurutnya penggunaan burka bisa memicu perempuan bersikap agresif di muka publik. Selain itu para perempuan bisa melanggar berbagai aturan, terutama dalam menyetir.

Shah juga mengkritik penggunaan burka yang terlalu diagungkan. menurutnya, perempuan Pakistan harus tahu bahwa apa yang ada di diri mereka tidak pantas untuk disembunyikan.

(Fajar Nugraha)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement