JAKARTA - Duta besar Jerman untuk Indonesia Georg Witschel menyebut mantan presiden Indonesia Baharudin Jusuf Habibie sebagai bapak demokrasi Indonesia. Pernyataan Witschel diucapkan saat menerima awak media di acara peringatan Hari Unifikasi Jerman.
"Saya merasa terhomat karena bapak demokrasi Indonesia BJ Habibie ada bersama kita saat ini," ucap Witschel pada Peringatan Hari Unifikasi Jerman, di Hotel Shangri-la, Jakarta Kamis (3/10/2013).
"Warga Jerman bangga, bapak Habibie yang pernah belajar di Jerman telah membuka jalan demokrasi bagi Indonesia," tukas Witschel.
Disamping itu dia juga mengharapkan pelaksaan pemilihan umum di Indonesia akan berjalan dengan damai walaupun pastinya ada intrik yang menandakan demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik.
B.J Habibie sendiri dalam acara malam itu juga dipersilahkan untuk memberikan beberapa sambutan. Dalam sambutannya Habibie yang menggunakan bahasa Jerman dan Inggris banyak mengulas kenangannya ketika studi di Jerman.
Seperti diketahui Habibie adalah Presiden Indonesia ketiga. Di masa kepemimpinannya, Indonesia memulai sistem multi partai dalam pemilihan umum dan yang tidak bisa dilupakanHabibie merupakan pencetus referendum di Timor Leste untuk mau bersama Indonesia atau menjadi negara merdeka.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.