JAKARTA – Jerman dan Indonesia ternyata bukanlah negara yang baru memulai hubungan diplomatik. Kedua negara ini ternyata telah membuka hubungan selama 60 tahun dan saat ini ada tiga titik penting pengembangan kerjasama Indonesia dan Jerman.
"Fokus kerjasama Indonesia Jerman ada di tiga titik yaitu energi seperti perubahan iklim, sektor privat dan pemerintahan," sebut seorang pejabat dari lembaga kerjasama Jerman (GIZ), Makdonal Anwar ketika ditemui Okezone, di kantor Kedutaan Besar Jerman di Jakarta, Jumat (11/10/2013).
Dari rilis yang diterima, kerjasama secara teknik Jerman telah berlangsung sejak 1958. Saat itu pula dibentuk Lembaga kerjasama Jerman di Indonesia Giz, sebagai upaya untuk memperat kerjasama kedua negara di segala bidang.
Untuk 2013 langkah nyata lembaga ini dalam peningkatan kerjasama dengan Indonesia adalah memfasilitasi para remaja Indonesia yang ingin tinggal hidup dan bekerja di Jerman.
Ini didasari karena Jerman kekurangan penduduk usia muda sehingga nantinya akan ada simbiosis mutalisme antar-Indonesia Jerman yang dimulai dari elemen masyarakat.
Selain adanya lembaga kerjasama Jerman Giz, Negeri Bavaria ini akan menggelar festival menyambut dibukanya hubungan Indonesia dan Jerman.
Festival yang bernama Jerin akan mencakup aspek dasar yang menjadi daya tarik anak muda Indonesia seperti musik, budaya, makanan, dan aspek lainnya yang bertujuan bisa memperhangat hubungan kedua negara di masa depan.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.