Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sebelum Siram Air Keras, Tompel Intai Bus PPD

Isnaini , Jurnalis-Senin, 07 Oktober 2013 |17:16 WIB
Sebelum Siram Air Keras, Tompel Intai Bus PPD
RN alias Tompel (Foto: Isnaini/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sebelum menyiram cairan kimia soda api (yang sebelumnya disebut air keras), RN alias Tompel (18) bersama kelima rekannya telah mengintai bus PPD 213 jurusan Kampung Melayu-Grogol, tiga hari sebelumnya.
 
Pengintaian tersebut untuk memastikan bahwa target yang mereka incar menaiki bus tersebut.
 
"Bis sudah mereka survei beberapa hari sebelumnya untuk memastikan pelajar yang mereka incar menaiki bus tersebut. Mereka mengintai jam barapa bus itu lewat," ungkap Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Mulyadi Kaharni saat konfrensi pers di Polres Jakarta Timur, Senin (7/10/2013).
 
Dikatakan, Mulyadi, tersangka yang telah mengincar bus tersebut, melihat beberapa pelajar di atas bus. Kemudian, tersangka yang mengira pelajar tersebut merupakan targetnya langsung mencegat bus.
 
"Ternyata mereka salah sasaran, bukan pelajar yang mereka targetkan. Malah kena penumpang lainnya juga termasuk kondektur," jelas Mulyadi.
 
Seperti diberitakan, RN alias Tompel ditangkap tanpa perlawanan saat sedang asyik nongkrong bersama rekan-rekannya di Perumahan Villa Mutiara Gading Kebalen, Bekasi, Sabtu 5 Oktober malam.
 
Dia ditangkap karena aksi penyiraman soda api kepada belasan penumpang di bus PPD 213 jurusan Kampung Melayu-Grogol di Jalan Jatinegara Barat, Kampung Melayu, Jumat 4 Oktober, sekira pukul 06.45 WIB.
 
Para korban mengalami luka bakar akibat terkena siraman dan cipratan cairan kimia itu. Mereka adalah dua awak bus, empat siswa SMK Negeri 34 Kramat Raya, dan selebihnya penumpang bus yang berangkat kerja.
 
Sebanyak 13 korban dilarikan ke RS Premier Jatinegara, 2 orang dilarikan ke RS Cipto Mangunkusumo, dan 3 korban lainnya di Puskesmas Jatinegara. Tiga korban diantaranya menderita luka bakar cukup serius.
 
Salah satunya siswa SMK Negeri 34, Tyo Alfarabi (15), yang menderita luka bakar di leher, punggung, dan kaki kanan. Dua korban lainnya adalah penumpang yang berangkat kerja, yaitu Dwi Nurcahyaning Sari (35), dan Beta Virgin Silalahi (35).

(Susi Fatimah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement